Berlari di dalam hati, berjanji ‘tuk terus mengejar matahari

August 9, 2007

Ini adalah blog saya, Yaya Ihya Ulumuddin. Saya beri judul “berlari di dalam hati, berjanji ‘tuk terus mengejar matahari”. Disini, tidak akan saya perkenalkan siapa diri saya, darimana saya berasal. Saya lebih tertarik mengupas apa yang ada paling atas dalam layar pengganti kertas.

 

Sebuah kalimat yang muncul sebagai akumulasi dari pengalaman hidup. Pengalaman-pengalaman manis dan pahit yang mendewasakan jiwa yang mulai redup. Jatuh bangun, timbul tenggelam, redup dan terang benderang. Matahari menyinari hati, sehingga berlari tuk menggapai matahari. Agar ia menyinari seluruh hati, menjalar ke kepala, tangan dan kaki. Menghancurkan iri dan dengki, sombong dan tinggi hati, serta rendah diri dan merasa tak berarti. Mengangkat panji-panji hingga menjulang tinggi, membangun diri, membangun negeri. Capai kaki-kaki langit ‘tuk menggapai hidup yang hakiki.

 

Berlari di dalam hati, berjanji ‘tuk terus mengejar matahari….

Lari adalah simbol dari aksi…

Hati adalah raja bagi diri yang akan melaksanakan aksi…

Matahari adalah sumber energi bagi bumi…

demi menggapai yang hakiki…

hati harus menggapai cahaya yang suci…

 

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.